Wisata Cirebon | Trans Wisata CirebonTrans wisata cirebon-Rent car cirebon

Cari Rental Mobil Di Cirebon?Segera Hubungi kami: 082319938866-083824121223

Trans wisata cirebon-Rent car cirebon

Rental mobil atau sewa mobil di cirebon harga competitif,armada terbaru,bersih,bebas asap rokok serta supir yang ramah dan profesional.Layanan 24 jam

Search

Wisata Cirebon | Trans Wisata Cirebon

Tujuan Wisata Cirebon

Cirebon merupakan kota wisata yang sangat ramai di kunjungi oleh wisatawan dari dalam negri maupun dari luar negri,berikut ini kami tuliskan beberapa tempat wisata yang ada di kota cirebon dan kuningan :

  • Keraton kasepuhan

Trans Wisata Cirebon

Keraton kasepuhan adalah keraton termegah dan paling terawat kota cirebon. Makna di setiap sudut arsitektur keraton ini pun terkenal paling bersejarah. Halaman depan keraton ini dikelilingi  tembok bata merah dan terdapat pendopo di dalamnya.
Keraton Kasepuhan adalah tempat berdirinya kerajaan islam dan tempat para pendiri cirebon bertahta, disinilah pusat pemerintahan Kasultanan Cirebon berdiri.
Keraton ini memiliki museum yang cukup lengkap dan berisi benda pusaka dan lukisan-lukisan paling bersejarah. Salah satu koleksi di keraton kasepuhan adalah kereta singa barong yang merupakan kereta kencana kanjeng Sunan Gunung Jati. Kereta tersebut saat ini tidak lagi dipergunakan dan hanya dikeluarkan pada tiap satu syawal untuk di mandikan.Bagian dalam keraton ini terdiri dari bangunan utama yang berwarna putih,Di dalamnya terdapat ruang tamu, ruang tidur dan singgasana raja.


  • Keraton Kanoman

Trans Wisata Cirebon

Keraton kanoman mulai muncul pada 1678 atau setelah panembahan Ratu II alias pangeran Mas abdul karim wafat pada 1677.Kraton ini di bentuk atas kesepakatan Sultan banten Pangeran Ageng Tirtayasa yang memekarkan keraton kasepuhan dengan PR Samsudin Martawijaya sebagai sultan sepuh I dan Muhammad Badridin Kartawijaya sebagai Sultan Anom I.
Keraton kanoman  lokasinya juga tidak terlalu jauh dari kraton kasepuhan.bahkan bisa di tempuh dengan berjalan kaki menyusuri rute kota tua cirebon,di kawasan pecinan dan pasar kanoman.
keraton kanoman juga memiliki museum yang berisi koleksi kereta,senjata maupun peninggalan lainnya.di museum keraton kanoman juga tersimpan Gong sekati yang merupakan warisan Sunan Gunung jati.gamelan sekati ini hanya di bunyikan satu tahun sekali,menjelang Maulid Nabi Muhammad SAW.Di keraton ini pun terdapat bangunan yang khas yakni lawang Siblawon,kemudian terdapat bangunan lain seperti Siti Inggil Dan witana yang erat kaitannya dengan pendirian cirebon.


  • Masjid Agung Sang Cipta Rasa

Trans Wisata Cirebon

Masjid Agung Sang Cipta Rasa di dirikan pada 1422 atau 1500 masehi oleh Walisongo.Masjid ini masih menjadi bagian dari keraton kasepuhan dan lokasinya berada di sebelah barat alun-alun keraton.
Di dalam masjid ini terdapat beberapa Sakaguru yang berfungsi sebagai penopang,keberadaan Sakaguru  inilah yang menambah nilai historis,karena keasliannya masih terjaga sampai sekarang.dan yang tidak kalah menarik lagi adalah saka tatal yaitu tiang penopang bangunan utama,meski terbuat dari serpihan kayu,namun saka tatal mampu menahan beban bangunan masjid.saka tatal tersebut memiliki nilai filosofis yakni melambangkan pentingnya persatuan.dan keunikan lainya adalah tempat Berwudhu berbentuk lingkaran mirip kolam kecil.
Masjid ini juga memiliki beberapa tradisi unik seperti adzan pitu,atau lantunan adzan yang di lakukan oleh tujuh orang secara bersamaan,dan keunikan lainya adalah Ritual Dug dak yang biasa di laksanakan Pada bulan Suci Ramadhan,karena nilai sejarahnya yang sangat tinggi  masjid ini tidak pernah sepi pengunjung.


  • Cirebon Waterland

Trans Wisata Cirebon


Cirebon Waterland  yang dulunya bernama Taman Ade Irma Suryani,kini merupakan tempat wisata dengan konsep one stop.Di dalamnya terdapat water boom,taman bermain anak dan juga cotage ditepi pantai,tempat wisata ini sering di kunjungi masyarakat cirebon atau pun wisatawan dari luar kota cirebon karena keindahannya.
yang tidak kalah ikonik ialah bangunan restoran yang berbentuk kapal laksamana Cheng Ho.Objek wisata ini sangat mudah di jangkau karena lokasinya berada satu area dengan kompleks kota tua cirebon.Tempat wisata ini seluas 3 hektare,dan merupakan aset milik pemkot kota cirebon.


  • Goa Sunyaragi

Trans Wisata Cirebon

Gua Sunyaragi adalah sebuah gua yang berlokasi di kelurahan Sunyaragi, Kesambi, kota cirebon di mana terdapat bangunan mirip candi,sunyaragi berasal dari kata sunya yang berarti sunyi dan ragi berarti raga atau dengan kata lain mensunyikan raga (bersemedi) di goa sunyaragi ini terdapat Taman Air Sunyaragi, atau sering disebut sebagai Tamansari Sunyaragi.
Gua Sunyaragi merupakan salah satu benda cagar budaya yang berada di Kota Cirebon dengan luas tanah sekitar 15 hektare. Objek wisata cagar budaya ini berada di sisi jalan by pass brigjen dharsono, Cirebon. Konstruksi dan komposisi bangunan situs ini merupakan sebuah taman air. Karena itu Gua Sunyaragi disebut taman air gua Sunyaragi. Pada zaman dahulu kompleks gua tersebut dikelilingi oleh danau yaitu Danau Jati. Lokasi di mana dulu terdapat Danau Jati saat ini sudah mengering dan dilalui jalan by pass brigjen dharsono, sungai Situngkul, Selain itu di gua tersebut banyak terdapat mata air terjun buatan sebagai penghias, dan hiasan taman seperti gajah, patung wanita Perawan Sunti, dan Patung garuda. Gua Sunyaragi merupakan salah satu bagian dari keraton Pakungwati  yang sekarang bernama kraton kasepuhan.


  • Batik Trusmi

Trans Wisata Cirebon

Batik Trusmi adalah pusat industri batik terbesar di kota cirebon. Kampung ini terletak di daerah plered, sekitar 4 km di sebelah barat kots cirebon. Pengrajin batik di desa Trusmi dan sekitarnya, seperti desa Gamel, Kaliwulu, Wotgali, dan Kalitengah, berjumlah kurang lebih dari 3000 tenaga kerja.
Kisah membatik Desa Trusmi berawal dari peranan Ki Gede Trusmi. Salah seorang pengikut setia kanjeng sunan gunung jati ini mengajarkan seni membatik sembari menyebarkan agama islam, Sampai sekarang, makam Ki Gede masih terawat dengan baik, setiap tahun dilakukan upacara cukup khidmat, upacara Ganti Welit (atap rumput) dan Ganti Sirap setiap empat tahun. Di sepanjang jalan utama yang berjarak 1,5 km dari desa Trusmi sampai Panembahan, saat ini banyak kita jumpai puluhan showroom batik. Berbagai papan nama showroom nampak berjejer menghiasi setiap bangunan yang ada di tepi jalan. Munculnya berbagai showroom ini tak lepas dari tingginya minat masyarakat terutama dari luar kota terhadap batik Cirebon dari mulai showroom batik hingga online shop.
Batik Trusmi berhasil menjadi ikon batik dalam koleksi kain nasional. Batik Cirebon sendiri termasuk golongan Batik Pesisir, namun juga sebagian batik Cirebon termasuk dalam kelompok batik keraton. Hal ini dikarenakan Cirebon memiliki dua buah keraton yaitu Keratonan Kasepuhan dan Keraton Kanoman, yang konon berdasarkan sejarah dari dua keraton ini muncul beberapa desain batik Cirebonan Klasik yang hingga sekarang masih dikerjakan oleh sebagian masyarakat desa Trusmi di antaranya seperti Mega Mendung, Paksinaga Liman, Patran Keris, Patran Kangkung, Singa Payung, Singa Barong, Banjar Balong, Ayam Alas, Sawat Penganten, Katewono, Gunung Giwur, Simbar Menjangan, Simbar Kendo, dan lain-lain.


  • Rumah kerang multidimensi

Trans Wisata Cirebon

Kerajinan kerang adalah salah satu kerajinan yang cukup dikenal terutama di kota Cirebon, banyak yang mulai terjun untuk memanfaatkan kulit kerang. Sebab saking banyaknya kulit kerang yang terdampar begitu saja di pantai-pantai, menjadikannya limbah yang notabennya tak berguna. Tapi, justru itu adalah menjadi salah satu awal muculnya kerajinan kerang. Munculnya ide dan inovasi untuk memanfaatkan kulit kerang menjadi barang yang lebih berguna, dan terciptalah kerajinan ini. Para pengrajin mengolah kulit kerang yang terdapar di pantai, dan dengan kreativitas si pengrajin maka dibuatlah suatu kerajinan yang bernilai tinggi di pasaran.
CV Multi Dimensi ini adalah satu-satunya perusahaan yang berorientasi pada kerajinan kerang di kota cirebon, pemasaran produk kulit kerang hias yang sampai mengekspornya ke luar negeri seperti, Asia, Eropa, dan Amerika. Pemilik rumah kerang ini bernama Nur Handiah Jaime Taguba mulai merintis bisnisnya itu sejak tahun 2000. Pada Awalnya hanya mengekspor kulit kerang simping saja yang belum diolah. Hingga di tahun 2004 perusahaannya mulai mencoba mengolah sendiri kulit kerang menjadi barang kerajinan yang bernilai tinggi dan dapat memberikan lapangan pekerjaan. Produk yang dihasilkan memiliki keunikan tersendiri, ada yang berwarna alami, silver dan bening. Ada juga yang berwarna keemasan, akibat dari proses pengolahannya. Atau ada juga kerang yang berwarna-warni karena diberi pewarna tertentu. Banyak pelanggan yang memesan kerajinan kerang khas Cirebon ini, biasanya untuk hiasan di rumah, kamar atau sebagai pajangan.


  • Gedung Lingga jati
    Trans Wisata Cirebon
Gedung Perundingan Lingga jati adalah museum tempat diadakannya perundingan antara Republik Indonesia dengan Pemerintah belanda pasca perang kemerdekaan.Gedung lingga jati terletak di desa lingga jati kecamatan Cilimus kabupaten kuningan jawa barat.
Gedung Perundingan Lingga jati merupakan saksi sejarah tempat dilaksanakannya Perundingan Lingga jati pada bulan November 1946. Karena tidak memungkinkan perundingan dilakukan di jakarta maupun di yogyakarta maka diambil jalan tengah perundingan tersebut di adakan di kuningan jawa barat pada hari Minggu pada tanggal 10 November 1946 Lord Killearn tiba di kota kota cirebon
Delegasi belanda berangkat dari jakarta dengan menumpang pesawat “Catalina” yang mendarat dan berlabuh di luar kota cirebon. Dari “Catalina” mereka pindah ke kapal perang “Banckert” yang kemudian menjadi hotel terapung selama perjanjian berlangsung. Delegasi Indonesia yang dipimpin oleh Sjahrir menginap di desa Lingga sana, sebuah desa dekat Lingga jati. Presiden Soekarno dan Wakil Presiden Muhammad Hatta sendiri menginap di kediaman Bupati Kuningan. Kedua delegasi mengadakan perundingan pada tanggal 11-12 November 1946 yang di saksikan oleh Lord Kilearn, penengah berkebangsaan inggris.


  • Cibulan

Trans Wisata Cirebon

Cibulan adalah objek wisata pemandian yang di resmikan pada tanggal 27  agustus 1939 oleh bupati kuningan saat itu R.A.A.MOHAMAD ACHMAD dan kini cibulan telah menjadi objek wisata yang ramai di kunjungi oleh wisatawan dari berbagai kota.
Di kawasan objek wisata ini terdapat dua kolam besar yang masing masing kolam di huni oleh puluhan ikan berwarna abu abu kehitaman dan sering di sebut ikan dewa.
Ikan dewa adalah ikan yang di keramat kan oleh penduduk di sekitar wilayah desa manis kidul kabupaten kuningan,ikan dewa ini sangat jinak dan bisa menarik semua pengunjung untuk berenang dan berfoto bersama ikan dewa tersebut.objek wisata ini juga terdapat tujuh sumber mata air yang di keramat kan oleh warga sekitar dan di sebut dengan nama tujuh sumur,dia antaranya yaitu sumur kejayaan,sumur kemulyaan,sumur pengabulan,sumur cirancana,sumur cisadane,sumur kemudahan dan sumur keselamatan.
Trans Wisata Cirebon